Penyelenggaraan Haji Diklaim Sukses, Kemenag Apresiasi Wali Kota Kendari

Kemenag Kota Kendari menyebut penyelenggaraan haji tahun ini sukses. Jamaah haji mendapat pelayanan terbaik dari panitia dan Pemkot Kendari. Akomodasi, transportasi, hingga konsumsi semuanya maksimal. Tampak kedatangan jamaah haji Kota Kendari di Asrama Haji, Minggu (24/9) lalu.
KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari mengklaim penyelenggaraan haji tahun ini berjalan sukses dan lancar. Bahkan diyakini lebih baik dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu indikatornya adalah tidak adanya keluhan berarti dari jamaah haji asal metro ini.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Kendari, Sunardin mengatakan seluruh agenda haji mulai dari persiapan, pemberangkatan hingga penyambutan kepulangan jamaah telah berjalan maksimal. Selama kurang lebih 40 hari (11 Agustus hingga 24 September) jamaah berada dalam rangkaian perjalanan haji telah mendapat pelayanan terbaik dari panitia dan pemerintah. “Saya berterima kasih pada pemerintah Kota Kendari yang telah memfasilitasi jamaah sejak berangkat dan pulang. Itu sudah menjadi komitmen Wali Kota Kendari, Asrun untuk mengantar dan menjemput jamaah. Tentu kita berharap ini berlanjut terus ke pimpinan berikutnya,” ujar Sunardin, Kamis (28/9).
Keberangkatan jamaah haji diawali dengan pelepasan secara resmi oleh Pemkot Kendari, Agustus lalu. Sehingga untuk menutup seluruh rangkaian haji tahun ini, panitia haji juga sudah menyiapkan penerimaan resmi oleh Wali Kota Kendari, Asrun pada Senin (2/10) mendatang. “Tempatnya di Taman Kota Kendari, sekira pukul 08.00 wita. Kita harapkan semua jamaah hadir di sana,” tambah Sunardin.
Soal suksesnya penyelenggaraan haji itu dibenarkan oleh Syarifuddin Safaa. Asisten I Pemprov Sultra yang tergabung dalam kloter 20 jamaah haji Kota Kendari itu mengapresiasi pelayanan haji tahun ini. Menurutnya, pelayanan haji reguler saat ini sudah jauh berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya. Bahkan ia menyebut sudah sama dengan pelayanan haji plus. “Saya daftar haji plus empat tahun lalu, pelayanan sama saja dengan haji reguler tahun ini. Mulai dari akomodasi, transportasi, hingga konsumsi semuanya sudah maksimal,” ungkapnya.
Hanya saja, yang perlu menjadi masukan kepada panitia adalah harus lebih selektif memeriksa kesehatan calon haji. Bila ada yang sakitnya parah, maka sebaiknya ditunda keberangkatannya. “Kalau sudah tiba di Makkah, selain kesulitan mengikuti prosesi haji, juga ikut mempengaruhi haji-haji yang lain. Beruntung tahun ini tim medis kita luar biasa,” katanya.
Senada dengan hal itu, jamaah haji yang tergabung dalam kloter 19 Kota Kendari, Andi Perdana Kahar juga memuji kinerja tim medis yang dinilainya luar biasa selama mendampingi jamaah haji. “Mereka bisa membagi waktu antara beribadah dengan mengurus yang sakit, kita sangat mengapresiasi,” terangnya.
Secara keseluruhan ia juga sepakat bila penyelenggaraan haji tahun ini, atas kerja sama semua pihak terbilang sukses. Mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan, pelayanan penyelenggara sudah maksimal. “Bagi saya semuanya sukses, karena saya merasakan betul. Di pemondokan juga kita terus mendapat pelayanan terbaik,” tandasnya. (ely/c)
Post a Comment