Masyarakat Minta Sekolah Tingkatkan Pengemanan dan Pengawasan Pelajar
KOTAMOBAGU — Menginginkan anak yang sedang menimba ilmu di Sekolah, untuk menjadi pintar dan berguna bagi nusa dan bangsa adalah harapan para orang tua, mau pun masyarakat. Namun, jika harapan tersebut tidak terpenuhi, sudah pastinya membuat buyar hal yang didambakan.
Seperti yang dikatakan salah satu warga yang enggan namanya untuk dipublikasi. Dirinya meminta agar pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Kotamobagu, dapat meningkatkan fungsi pengawasan dan pengamanan anak di jam belajar mengajar.
“Gimana ini, hampir setiap hari, sudah lewat jam 8 pagi, siswa masih keluyuran di jalan. Seharusnya ada pengawasan agar di jam tersebut tidak ada siswa yang keluyuran,” kata seorang ibu rumah tangga, desa poyowa besar 2, yang enggan namanya dipublikasi, selasa (21/11/17) pagi.
Menaggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu, Dra Rukmi Simbala, langsung mengecek dengan menghubungi ke Sekolah terkait, guna menindaklanjuti informasi yang berkembang. Dari klarifikasi yang diberikan pihak sekolah, para siswa yang saat itu di luar, sedang dalam simulasi UNBK di SMK 2 Kotamobagu.
“Saya langsung konfirmasi kepada Kepala Sekolah. Dia katakan ada anak-anak kelas 9, melaksanakan simulasi UNBK di SMK negeri 2 Kotamobagu,” kata Dra Rukmi Simbala MAP, Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu.
Bahkan dikatakan Rukmi, dirinya juga telah berpesan kepada kepala sekolah, untuk memperhatikan para siswa yang berkeliaran pada jam belajar mengajar.
“Saya sudah sampaikan ke kepsek, tolong anak-anak yang berkeliaran, itu di perhatikan. Jangan sampai mengundang kecurigaan masyarakat seakan-akan anak-anak dibiarkan, sehingga akan jadibodoh.” tutup Kepala Dinas Pendidikan Kotamobag, Dra Rukmi Simbala MAP.
(Zul)
Click to comment
Post a Comment