Darmin: Kawasan Ekonomi Khusus RI Harus Menarik Bagi Investor
Pemerintah telah menetapkan 11 KEK, yang tersebar di seluruh Indonesia, 11 kawasan tersebut adalah KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Sorong, KEK Morotai, KEK Bitung, KEK Palu, KEK Mandalika, KEK Tanjung Lesung, KEK Tanjung Kelayang, KEK Tanjung Api-Api, KEK Sei Mangkei, dan KEK Arun Lhokseumawe.
Bertempat di Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana Lt. 1, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jl. Lapangan Benteng Nomor 2 4 Jakarta, telah dilakukan beberapa penandatanganan perjanjian kerjasama, yang pertama penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN).
Penandatangan Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk menjalin hubungan kerjasama dan kemitraan yang erat untuk mempercepat pembangunan dan pengembangan KEK, serta meningkatkan investasi anggota KADIN di kawasan tersebut.
Kawasan Ekonomi Khusus RI Harus Menarik Bagi Investor. Foto: Hendra Kusuma |
Kedua, Serah Terima Operasional Aset Pemerintah di KEK Sei Mangkei dari Kementerian Perindustrian kepada PTPN III (Persero). Dengan serah terima pengelolaan aset tersebut pelayanan terhadap para investor yang ada dan calon investor di KEK Sei Mangkei diharapkan bisa meningkat untuk mendorong daya saing KEK Sei Mangkei.
Ketiga, penandatanganan MoU antara Badan Usaha Pengelola KEK dan para investor dengan perkiraan investasi lebih dari Rp 6 Triliun. Ini meliputi penandatanganan MoU antara Direktur Utama PTPN III Persero dengan Direktur Utama PT Alternatif Protein Indonesia (API) dengan total investasi sekitar USD 500 juta. Serta penandatanganan MoU antara Direktur Utama PT ITDC selaku Pengelola KEK Mandalika dengan 5 investor.
Lima investor tersebut adalah PT Metro Lestari Utama untuk Pembangunan Hotel Bintang 5, dengan investasi Rp 250 Miliar, Sky Wealth Perusahaan Malaysia untuk pembangunan Hotel Bintang 5 dengan investasi Rp 450 Miliar, PT Bangun Megatama Wisata Mahadewi untuk pembangunan hotel, PT Alam Hijau Permai Penyertaan modal pada Hotel Pullman dan Jeju Olle Foundation Investor Korea untuk Pembangunan Olle Walking Trail.
"Ini adalah peristiwa yang penting di mana kita mulai mencatat perkembangan kegiatan investasi baik yang dilakukan pemerintah ataupun yang dilakukan investor di berbagai KEK. KEK itu adalah infrastruktur, bagian dari infrastruktur kegiatan ekonomi, bisa industri, bisa juga pariwisata, maupun yang lainnya. Yang akan mendorong perkembangan kegiatan investasi lebih menyebar di berbagai daerah di nusantara," kata Darmin dalam sambutannya, Jakarta, Rabu (17/5/2017).
Kawasan Ekonomi Khusus RI Harus Menarik Bagi Investor. Foto: Hendra Kusuma |
Darmin menyebutkan, adanya KEK secara langsung membuka jalan investasi di seluruh daerah Indonesia dan tidak membuat investasi menumpuk di Pulau Jawa. Oleh karena itu, lanjut dia, pembangunan KEK selalu disertai dengan insentif fasilitas, yang tujuannya menarik investor untuk investasi di berbagai daerah.
"Kita punya banyak KEK maupun kawasan industri yang kesemuanya adalah menjadi infrastruktur bagi perkembangan industri dan kegiatan-kegiatan yang lain," jelasnya.
Menurut Darmin, beberapa KEK yang sudah beroperasi maupun yang belum beroperasi memiliki faktor khusus untuk menarik minat para investor, seperti keadaan alam seperti yang berada di KEK Mandalika yang cocok dikembangkan pariwisata.
Kawasan Ekonomi Khusus RI Harus Menarik Bagi Investor Foto: Hendra Kusuma |
Selain itu, Darmin juga meminta agar potensi investasi yang berada di KEK dapat dorong oleh Badan Pengelola KEK untuk ditawarkan kepada para investor.
"Kita ini betul-betul mengharapkan setiap KEK itu memiliki Badan Pengelola yang memang punya kapasitas untuk mengundang investor, jangan sampai satu KEK itu karena badan pengelolanya tidak cukup aktif ya tidak pernah dikenal oleh investor," tukasnya. (mkj/mkj)
Kawasan Ekonomi Khusus RI Harus Menarik Bagi Investor. Foto: Hendra Kusuma
Kawasan Ekonomi Khusus RI Harus Menarik Bagi Investor. Foto: Hendra Kusuma
Kawasan Ekonomi Khusus RI Harus Menarik Bagi Investor Foto: Hendra Kusuma
Post a Comment